Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari ke 7: Kucing di Playground

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng dongeng kucing

Kucing di Playground

Pada suatu malam hari, ada seekor kucing yang sudah sangat mengantuk karena kelelahan bermain di playground.

Selesai bermain si kucing melihat ke atas langit sambil bergumam, “Wah, langitnya sudah hitam. Matahari sudah terbenam. Bulan dan bintang pun sudah terlihat. Berarti ini sudah malam dan saatnya aku tidur”.

Kemudian si kucing pun mencari tempat yang nyaman untuk tidur. Dan pilihannya pun jatuh pada kursi yang ada di dekat playground.

Sebelum tidur si kucing berdoa terlebih dahulu supaya nyenyak tidurnya. “Bismika Allahumma ahya wa bismika amuut. Aamiin”, ucap si kucing sebelum tidur.

Tak lupa si kucing pun mengucapkan selamat tinggal pada bulan dan bintang yang ada di atas.  “Selamat tidur bulan , selamat tidur bintang , aku mau bobo dulu. Sampai jumpa besok ya”, ujar si kucing.

Si kucing pun akhirnya tidur terlelap hingga esok hari…

***

Pesan moral: mengajarkan pada anak bahwa malam hari adalah waktunya untuk tidur.

Respons anak: dongeng ini ditujukan untuk anak saya yang masih berumur 2 tahun. Binatang kesayangannya adalah kucing. Dongeng ini sukses untuk membuat anak saya untuk berhenti bermain dan mau untuk diajak tidur tanpa paksaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.