Aliran Rasa Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini

kuliah bunsay level 8

Alhamdulillah akhirnya selesai sudah mengerjakan tantangan 10 hari pada kuliah bunda sayang kali ini dengan tema mendidik anak cerdas finansial sejak dini. Teman saya dalam mengerjakan tantangan kali ini adalah anak pertama saya yang berumur 6 tahun.

Sebenarnya dari dulu saya ingin sekali mengajarkan anak saya mengenai konsep finansial, tetapi selalu saja ada alasan untuk menunda. Dan untungnya di kuliah bunsay level 8 punya tema tentang kecerdasan finansial. Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan anak mengenai konsep uang. Kalau sudah mengenai materi  ataupun tugas kuliah saya tidak punya alasan lagi untuk menunda. Hehe.

Beberapa manfaat yang saya rasakan ketika mengerjakan tantangan ini antara lain:

kuliah bunsay IIP game level 8

1. Anak jadi paham mengenai konsep mengenal uang

Maksud mengenal uang disini adalah memahami uang dari segi nilai, warna dan bentuk.  Karena mengenal uang adalah hal yang utama sebelum belajar lebih lanjut mengenai konsep 3S (saving, spending and sharing)

2. Anak jadi paham mengenai konsep mendapatkan uang (earning)

Anak akan mendapatkan tambahan uang dari orang tuanya jika mengerjakan hal yang bukan kewajibannya. Jadi semisal membereskan mainannya tentu si anak tidak akan mendapatkan uang karena hal tersebut merupakan kewajibannya. Tetapi jika mengerjakan hal selain kewajibannya seperti mencuci piring maka si anak akan mendapatkan tambahan uang.

Saya mengajarkan hal ini dengan harapan si anak tahu bahwa dalam mendapatkan uang itu butuh usaha lebih dan tidak sekedar berdiam diri berharap uang datang begitu saja.

Dan tentunya anak diberi pengertian juga bahwa rezeki itu tidak hanya uang. Dan rezeki merupakan pemberian dari Allah SWT.

3. Anak jadi paham mengenai konsep celengan  3S (saving, spend and sharing)

Tabungan (saving): mengumpulkan uang yang sifatnya jangka panjang. Sebelum menabung saya ajak anak saya untuk memiliki target barang apakah yang ingin dibeli. Dengan harapan kedepannya dapat membiasakan anak memiliki target dalam menabung yang digunakan dalam memperhatikan jangka waktu dan jumlah uang yang harus ditabung untuk mendapatkan barang tersebut.

Belanja (spending): mengumpulkan uang yang sifatnya jangka pendek . Sejujurnya saya tidak terlalu fokus banyak pada celengan belanja ini. Karena anak saya belum memiliki uang sakunya sendiri. Rencana kedepannya jika anak saya sudah memiliki uang saku, celengan belanja ini dipakai ketika dia memiliki sisa dari uang sakunya.

Sedekah (sharing): mengajarkan anak bahwa sesungguhnya sebagian dari rezeki kita adalah hak orang lain. Maka si anak harus menyisihkan sebagian uang atau barangnya untuk dibagikan kepada orang lain.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.