Ramadhan di Singapura

bulan puasa di singapura

Bulan ramadhan merupakan bulan yang paling saya tunggu-tunggu sejak kecil. Karena bulan ramadhan punya suasana khas sendiri yang berbeda dengan bulan-bulan lainnya.

Kalau di Indonesia, selain puasa dan tarawih, banyak sekali hal yang membuat bulan ramadhan itu menjadi spesial. Misalnya:

  1. Acara sahur dan berbuka di program televisi
  2. Jam kerja dan sekolah yang lebih singkat
  3. Berubahnya jam buka tempat makan menyesuaikan waktu sahur dan berbuka

Lalu, bagaimana suasana bulan ramadan di tempat saya merantau sekarang ini? Tahun ini merupakan tahun ke 6 saya tinggal di Singapura. Dan sejauh ini saya merasa bahwa suasana bulan ramadhan disini tidak jauh berbeda dengan bulan-bulan biasanya.

Tak ada istilah pulang lebih awal ketika bulan ramadhan. Jam pulang kerja dan jam sekolah di Singapura sama dengan bulan-bulan yang lain.

Begitu pula dengan jam beroperasinya rumah makan disini. Jarang sekali ada yang buka ketika sahur, kecuali tempat-tempat makan yang memang pada dasarnya buka selama 24 jam.

Di siang hari pun tidak ada tempat makan yang ditutupi tirai seperti di Indonesia. Jam buka dan tutupnya pun seperti biasa. Tapi kelebihannya, jadi lebih mudah akses untuk membeli makanan bagi yang sedang berhalangan puasa. Hihi.

Lalu apa saja sih yang spesial ketika berpuasa di Singapura? Dari pengalaman saya ada 3 hal yang membuat bulan Ramadhan di sini berbeda dengan di Indonesia.

1. Bazar Ramadhan

bazar ramadhan
Suasana bazar geylang serai di malam hari. Sumber: todayonline.com

Bazar disini konsepnya kurang lebih sama dengan pasar kaget atau pasar malam di Indonesia. Dan salah satu bazar yang paling besar adalah Bazar Geylang Serai. Sebagai informasi Geylang Serai merupakan salah satu pasar tradisional dengan target utama pembelinya adalah masyarakat melayu dan India-muslim di Singapura. Jadi, makanan yang dijual disini Insya Allah halal.

Bazar yang lokasinya ada di daerah timur Singapura ini diadakan setiap satu tahun sekali di bulan ramadhan. Barang yang dijual pun bermacam-macam dari pakaian hingga sajian makanan yang nampak lezat untuk berbuka.

makanan bazar geylang serai
Beberapa makanan di bazar geylang serai. Sumber: singaporemotherhood.com

2. Masjid

Hal lain yang jangan sampai dilewatkan selama bulan puasa adalah tur keliling masjid di Singapura. Menurut website muis.gov.sg ada sekitar 70 masjid yang tersebar di seluruh Singapura. Jarak yang cukup dekat serta transportasi umum yang memadai memudahkan kita untuk berpindah dari satu masjid ke masjid yang lain setiap harinya.

Yang dicari pada saat tur keliling masjid ini adalah suasananya. Entah sekedar untuk berbuka puasa, solat tarawih berjamaah maupun suasana silaturahminya.

Ada yang unik dari sajian berbuka di beberapa masjid Singapura. Makanan khas berbuka puasa disini adalah bubur lambuk atau yang sering disebut dengan bubur masjid. Bubur ini terbuat dari beras, kaldu daging, sayur-sayuran, kacang mede, raisin, kayu manis, dll.

Untuk makanan utama biasanya disediakan dulang (baki). Satu dulang dimakan bersama-sama dengan empat orang lainnya. Jenis makanan yang ada di dulang biasanya berupa nasi briyani, yaitu nasi khas India.

Makanan berbuka puasa di masjod singapura
Bubur lambuk dan nasi briyani dishidangkan di dalam dulang untuk hidangan berbuka di masjid. Sumber: instagram @islah.youth

Selain dulang ada beberapa masjid yang menyediakan makanan dalam bentuk nasi kotak. Kabar baiknya semua makanan berbuka yang disediakan di masjid ini gratis!

3. Iftar Bersama Warga Indonesia di Singapura

Buka bersama imas
Suasana berbuka puasa bersama IMAS. Sumber: imas.sg

Hampir setiap tahunnya IMAS (Indonesian Muslim Asscociation in Singapore) mengadakan buka bersama dengan warga Indonesia di Singapura. Tidak hanya berbuka puasa saja, rangkaian acaranya berisi mengenai berbagai macam lomba baik untuk dewasa maupun anak-anak.

Selain IMAS, beberapa komunitas orang Indonesia disini pun rutin mengadakan acara buka puasa bersama. Acara-acara seperti ini baik dari segi makanan maupun orang-orangnya merupakan obat rindu bagi kami para perantau terhadap suasana ramadhan di Indonesia.

Advertisements

2 thoughts on “Ramadhan di Singapura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.