4 Hal yang Dirindukan Ketika Merantau dari Indonesia

4 Hal yang dirindukan ketika merantau ke luar negeri dari indonesia

Untuk sebagian orang merantau bukanlah pilihan melainkan keharusan. Dan tahun ini, merupakan tahun ke 6 saya merantau bersama suami dan anak-anak di Singapura.

Tentu di awal  bukan hal yang mudah bagi kami untuk menyesuaikan diri di tempat, budaya dan bahasa yang baru. Alhamdulillah pada akhirnya sedikit demi sedikit kami bisa beradaptasi di sini.

Sebagai orang yang lahir dan menghabiskan hampir setengah umur kami di Indonesia, wajar kalau ada masanya saya dan suami rindu dengan tanah air. Dan ini lah 4 hal yang paling kami rindukan ketika merantau dari Indonesia.

1. Keluarga

pepatah bijak untuk keluarga

Siapa sih yang tidak rindu dengan keluarga sendiri? Apalagi sebagian besar hidup kita tinggal dan tumbuh bersama dengan kasih sayang mereka. Dan mereka lah alasan terbesar kami untuk kembali pulang ke Indonesia.

Pulang untuk berjumpa dengan orang tua merupakan salah satu cara bakti kami dengan mereka. Memang kami hanya bisa kembali sekitar 1 tahun sekali karena faktor kesibukan dan harga tiket yang “lumayan”. Tetapi semoga saja hal ini sedikit banyak menjadi pengobat rindu mereka untuk bertemu anak dan cucu. Apalagi sekalipun kami sudah menjadi orang tua rasanya tetap rindu bagaimana rasanya menjadi seorang anak.

2. Sahabat

pepatah bijak untuk teman sahabat

Selain keluarga, tentunya saya juga rindu akan sahabat. Mereka merupakan teman perjuangan sekaligus saksi perjalanan hidup saya.

Bisa dibilang sahabat adalah keluarga kedua bagi saya. Tempat curhat dan berkeluh kesah pada jamannya. Tak jarang juga saat kami bertemu selalu membicarakan hal-hal konyol yang kami lakukan dulu.

3. Makanan

sate ayam

Siapa sih orang Indonesia yang ga suka makanan Indonesia? Apalagi makannya ga usah pake masak. Sungguh kenikmatannya berlipat.

Meskipun tinggal di negara perantauan, hampir setiap hari menu masakan kami adalah  masakan Indonesia. Ya, wajar sih karena dari kecil makannya juga itu-itu saja.

Di sini memang ada beberapa rumah makan dengan menu masakan Indonesia. Tapi, variasinya tidak banyak dan harganya juga cukup mahal.

Kalau pulang ke Indonesia kuliner merupakan salah satu wisata wajib untuk kami. Variasinya banyak banget dan harga-harganya pun juga cukup terjangkau. Siap-siap tutup mata soal timbangan berat badan setiap kami mudik.

Pernah juga merasakan ngidam di perantauan ketika hamil anak kedua. Entah kenapa yang ada di otak dan lidah isinya masakan Indonesia melulu. Sampai saya bisa menangis hanya gara-gara melihat foto masakan Indonesia. Karena saking pengennya tapi belum kesampaian.

Kalau sekarang sih biasa saja ya. Tapi perjuangan ngidam saat hamil di rantau itu sungguh luar biasa. Dan ngidam itu benar adanya. Maklum waktu hamil anak pertama tidak merasakan ngidam sama sekali.

4. Segala servis yang memanjakan konsumen di Indonesia

Ya, sudah rahasia umum sekarang bertebaran banget bisnis di Indonesia yang memanjakan para konsumennya. Apalagi dengan harga-harganya yang  terjangkau.

Dari catering diet, catering makanan bayi, mau nyalon dan pijat bisa dipanggil ke rumah, males nyapu ngepel bisa panggil servisnya hari itu juga. Sejujurnya itu syurrgaa bagi saya sebagai seorang ibu rantau dari 2 orang anak kecil yang hidup tanpa asisten rumah tangga.

Pernah juga waktu itu anak-anak berobat di salah satu rumah sakit di ibukota. Dokter meresepkan obat racikan untuk anak saya. Yang otomatis pasti waktu untuk menunggu obat tersebut lebih lama dari obat biasa.

Bak durian runtuh waktu bayar si mbak kasir bilang kalau obat bisa diantar ke rumah dan GRATIS!! Whaaattt??

Tahu aja gitu yang konsumen mau. Apalagi kalau anak sakit pasti suka rewel banget kan? Daripada tantrum sambil nunggu obat lebih baik waktunya digunakan untuk saya dan anak-anak beristirahat di rumah.

Dan benar saja tidak ada 1 jam setelah kami sampai ke rumah obat datang dengan selamat. Gratis ice gel pula karena obatnya harus masuk kulkas.

Advertisements

8 thoughts on “4 Hal yang Dirindukan Ketika Merantau dari Indonesia

  1. Samaa banget mbaak semuanyaa sama aku, keluarga, sahabat, makanan, keramahan warganya dan jelas keunikannya yg gabisa ditemukan di negara manapun . . Hiks jd kangen pengen pulang hehehe salam kenaal yaa mbak 😊😊😊

    Like

    1. Wah tinggal di korea ya? Lebih banyak hal yang perlu diadaptasi disana ya mba daripada disini. Salam kenal juga dan tetap semangat sebagai pejuang rantau 😊💪

      Like

  2. Halo Mbak, salam kenal 🙂
    Postingan ini jadi mengingatkan dulu saya ikut pertukaran pelajar setahun ke Amerika… Waktu sendirian disana, selain kangen yang semua Mbak sebutkan, kangen rumah, kangen ngobrol dalam bahasa Indonesia, kangen harga-harga yang serba murah, juga kangen iklim+cuaca tropis Indonesia yang nyaman… Semoga Mbak sekeluarga dimudahkan ya beradaptasi dengan kehidupan disana! 🙂

    Like

  3. Waduuh, sama, Mbak… Apalagi kalau udah dikirimi foto keluarga/temen2 lagi kumpul bareng dan makan-makan, hiks…tega syekali rasanya. Bagai menabur garam di atas luka XD
    Salam kenal dari saya sesama perantau, Mbak 🙂

    Like

  4. Waaah…ternyata di perantauan kangen banget sama hal-hal yang mbak tuliskan itu yak….ahhhh all about Indonesia memang ngangenin ya mbak…semogambak dan keluarga sehat selalu ya….salam kenal mbak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.