Menstimulasi Matematika Logis: Belajar Angka Ganjil dan Genap

Menstiulus matematika logis anak belajar Angka Ganjil dan Genap

Setelah sebelumnya menyelesaikan tantangan selama 10 hari di kuliah Bunda Sayang mengenai Stimulasi Matematika Logis untuk anak 1 tahun, maka kali ini saya akan bercerita mengenai stimulasi matematika logis untuk anak 6 tahun bersama anak pertama saya.

Sama seperti jurnal aktivitas sebelumnya, saya mencoba untuk mengajak anak belajar matematika dengan cara yang menyenangkan dan dimasukkan ke dalam aktivitas sehari-hari.

Dan di hari pertama ini saya akan mengajak anak untuk belajar konsep angka ganjil dan genap.

Bahan-bahan yang diperlukan adalah:

  1. 10 stik es krim dengan 2 warna yang berbeda (saya pakai 5 merah dan 5 biru)
  2. 10 kertas warna yang dipotong persegi dan ditulis nomor 1 -10
  3. Stacking cups (optional)

Cara Bermain:

Belajar angka ganjil dan genap menggunakan stik es krim
Angka 5 pada gambar tidak memiliki pasangan, maka angka pada stik tersebut merupakan bilangan ganjil
  • Susun stik berselang seling dengan warna berbeda.
  • Letakkan kertas yang sudah diberi nomor di bawah stik sesuai dengan urutannya
  • Ajarkan bahwa apabila stik tersebut tidak memiliki pasangan, maka angka pada stik tersebut ganjil. Apabila stik tersebut memiliki pasangan, maka angka pada stik tersebut genap.
  • Atau dengan kata lain stik merah merupakan bilangan ganjil dan stik biru merupakan bilangan genap. Seharusnya sampai pada tahap ini anak sudah mulai mengerti.

Belajar angka ganjil dan genap menggunakan stacking cups

  • Supaya anak lebih paham maka saya ajak anak bermain stacking cups. Si anak diajak untuk menumpuk bilangan ganjil dan genap secara terpisah dari angka yang paling kecil menuju ke angka yang lebih besar. Tumpukan sebelah kiri merupakan bilangan ganjil dan sebelah kanan merupakan bilangan genap.

Sejauh ini si anak sudah paham. Lucunya, begitu saya masuk ke angka 10 dia bilang: “10 itu even (genap), karena belakangnya ada angka 0 nya”. Hmm, iya juga ya. Hahaha.

Ternyata anak sudah mengerti konsep ganjil dan genap terlebih dahulu karena sudah diajarkan di sekolahnya. Baeklah.. Kali ini tidak hanya saya yang menjadi “guru”, melainkan si anak juga karena sudah mengingatkan angka yang belakangnya ada 0 nya itu genap (10, 20, 30, dst). Dan semoga dengan bermain ganjil dan genap si anak jadi jauh lebih paham.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.