Manfaat Mengikuti Kelas Ibu Profesional

Hampir 1 tahun sudah saya menjadi anggota Ibu Profesional. Banyak manfaat yang didapatkan, tidak hanya dari segi pengembangan diri saja melainkan juga dari segi peningkatan kualitas keluarga.

Kebermanfaatan itupun tidak hanya diambil dari materi-materi yang didapatkan di dalam kelas, melainkan juga dari ilmu dan semangat yang ditularkan dari orang-orang yang ada di dalam komunitas tersebut.

Dan kali ini saya akan membahas kebermanfaatan apa saja yang sudah didapatkan di Ibu Profesional khususnya untuk keluarga saya.

Apa itu Ibu Profesional?
Logo Ibu Profesional. Sumber: Ibuprofesional.com

Sebelum membahas lebih lanjut saya akan mengulas sedikit mengenai Ibu Profesional.

Dikutip dari website http://www.Ibuprofesional.com, komunitas ini adalah komunitas para Ibu dan calon ibu yang ingin meningkatkan kualitas diri sebagai seorang perempuan, seorang istri dan seorang ibu.

Awal saya mengetahui Ibu Profesional itu dari salah satu kawan saya melalui akun sosial medianya.

Pada awalnya saya mengira komunitas ini adalah tempat bagaimana belajar cara mengasuh anak yang baik. Ternyata lebih dari itu. Menurut saya ini adalah tempat untuk mengembangkan kemampuan diri yang diharapkan dapat menebar manfaat tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk keluarga dan masyarakat.

Apa Saja Tahapan di Kelas Ibu Profesional?

Banyak tahapan yang dilalui di kelas Ibu Profesional. Untuk keterangan gambar lebih lanjut bisa dicek di akun Facebook Ibu Profesional.

Kelas-kelas ini dikelompokkan berdasarkan regional masing-masing. Karena saya berdomisili di Singapura, jadi saya masuk di komunitas Ibu Profesional Asia. Dan kelebihannya adalah kelas ini berupa kelas online, jadi kita bisa belajar dimana saja dan kapan saja.

Alhamdulillah saat ini saya sudah berada di step ke tiga, yaitu Kelas Bunda Sayang. Sekalipun baru menyelesaikan 4 dari 12 bulan perkuliahan, saya sudah merasakan banyak manfaatnya.

Apa Saja Manfaatnya Untuk Keluarga?
1. Komunikasi dengan Anak Menjadi Lebih Produktif

Banyak hal yang dipelajari pada Bab Komunikasi Produktif Ibu Profesional ini. Poin yang paling saya ingat sampai sekarang adalah KISS (Keep Information Short and Simple). Dimana dalam penyampaian komunikasi diharapkan menggunakan kalimat tunggal saja, bukan majemuk.

Dulu saya suka banget memberi banyak perintah ke anak dalam satu waktu. Misalnya: “Nak, habis ini kamu taruh baju kotor di bak cuci, terus cuci tangan kemudian makan“.

Saya pikir itu adalah cara praktis untuk memberikan perintah ke anak. Dan ternyata itu salah karena bukan termasuk kaidah komunikasi produktif.

Kuliah bunda sayang bunsay ibu profesional

Akan lebih baik jika memberikan perintah ke anak satu per satu. Misalnya, tunggu si anak selesai menaruh baju kotor dahulu baru memberikan perintah yang lain, dst.

Ya memang pada kenyataannya ketika saya memberikan banyak perintah dalam satu waktu, di tengah-tengah kegiatan si anak lupa dengan perintah selanjutnya.

Dulu sebelum belajar Komunikasi Produktif, saya suka kesal sendiri kalau anak lupa dengan perintah selanjutnya. Tetapi setelah belajar baru menyadari bahwa selama ini bukan anak saya yang salah, melainkan saya sendiri.

Komunikasi produktif merupakan langkah awal kita untuk menyampaikan maskud dan tujuan supaya pesan yang disampaikan tersebut dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara.

2. Melatih Kemandirian Anak

Bab melatih kemandirian anak merupakan sejarah awal ketika anak saya bisa memilih baju dan mandi sendiri.

Buat saya manfaat dari melatih kemandirian ini, tidak hanya dapat meningkatkan kepercayaan diri dan membiasakan anak memecahkan masalahnya sendiri. Tetapi juga untuk melatihnya agar dapat bertahan hidup saat jauh dari orang tua.

Sedangkan hal lain yang saya rasakan secara langsung adalah beban saya sedikit demi sedikit mulai berkurang. Yang dulunya waktu dan energi saya gunakan untuk membantu anak, sekarang saya bisa melakukan hal yang lain karena si anak ini sudah bisa melakukannya sendiri.

3. Mengetahui Gaya Belajar Anak

Setiap anak memiliki ciri dan gaya masing-masing dalam belajar. Pentingnya memahami gaya belajar anak ini adalah untuk membantu memaksimalkan potensi dan mengatur strategi belajarnya.

Setelah masuk pada bab memahami gaya belajar anak, saya baru mengetahui bahwa anak saya memiliki gaya belajar kinestetik.

Dengan menyadari gaya belajarnya yang kinestetik, saya jadi bisa mengatur strategi cara belajarnya, beberapa di antaranya yaitu:

  • Belajar dengan rentang waktu yang sedikit
  • Belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya
  • Gunakan warna terang untuk menghighlight hal-hal penting dalam bacaan

5 thoughts on “Manfaat Mengikuti Kelas Ibu Profesional

    1. Yang belum menikah boleh banget mba ikut. Karena ada materinya sendiri.
      Skrg kayanya sedang tutup ya batch pendaftarannya. Bisa follow instagram @institut.ibu.profesional untuk info2 pendaftaran di batch selanjutnya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.