7 Hal yang Akan Dilakukan di Tahun 2019

Hal yang akan dilakukan dan resolusi  di tahun 2019

Akhir tahun identik dengan membuat resolusi di tahun selanjutnya. Bagi saya pribadi resolusi ini penting untuk membuat perencanaan dari target-target yang ingin dicapai. Dengan adanya perencanaan yang matang saya merasa lebih semangat dan termotivasi dalam mencapai target.

Dan inilah hal-hal yang akan saya lakukan di tahun 2019.

1. Diet

Dua tahun terakhir saya tidak memiliki target berat badan karena waktu itu sedang hamil dan ASI eksklusif. Alhamdulillah sekarang masih menyusui anak saya yang berumur 16 bulan. Tapi akhir-akhir ini kok justru berat badan terus bertambah ya.

Setelah dipikir-pikir ya wajar aja sih naik. Pola makan saya masih sama seperti awal-awal menyusui dahulu yang jumlahnya melimpah. Sedangkan sekarang ASI sudah mulai berkurang.

Apalagi setelah menghitung Body Mass Index saya masuk di golongan Moderate Risk of Obesity. Uh-oh.

Tabel BMI
SUmber; HealthHub.com

Sekarang belum berani untuk melakukan diet ekstrim karena masih menyusui. Saya cuma bisa mengurangi asupan karbo dan memperbanyak protein, sayur dan buah-buahan.

2. Olahraga

Selain diet saya juga mencoba untuk berolahraga supaya target berat badan tercapai. Satu bulan terakhir suka melakukan High Intensity Interval Training (HIIT) lewat video di YouTube. HIIT ini gerakannya cukup membakar banyak kalori walaupun hanya dilakukan selama 20-30 menit.

Sekarang saya berolahraga satu minggu sekali. Target saya kedepannya ingin berolahraga dua sampai tiga kali dalam seminggu.

3. Menyusui dan Menyapih

Belajar dari pengalaman menyusui anak pertama yang hanya berlangsung selama 6 bulan, kali ini saya bertekad untuk berhasil selama 2 tahun di anak kedua. Walaupun suplai ASI sudah mulai berkurang, semoga saja ada jalan kemudahan untuk selesai sesuai target.

Di bulan Agustus 2019 saya juga berencana untuk menyapih. Weaning With Love (WWL) adalah metode yang pilih, yaitu menyapih tanpa paksaan.

Mendengar kata menyapih membuat saya senang sekaligus sedih. Senang karena berarti bebas melakukan diet semaunya, sedih karena terbesit apakah ini menyusui anak saya untuk yang terakhir kalinya? Karena saat ini belum ada rencana untuk menambah anak lagi.

4. Sehat Finansial

Mengikuti akun instagram Jouska_id dan Zapfinance benar-benar membuat saya melek soal keuangan.

Budget keuangan keluarga
Sumber: Instagram  @zapfinance

Saya baru tahu bahwa dana darurat dan tabungan itu adalah dua hal yang berbeda. Dana darurat dikhususkan untuk kepentingan-kepetingan yang sangat mendesak. Seperti sakit, bencana alam, dll.

Walaupun sebenarnya sangat tidak ingin hal itu terjadi tapi ada baiknya mempersiapkan hal-hal tersebut. Ibarat sedia payung sebelum hujan.

Di tahun 2019 ini, saya akan mencoba untuk membuat pos khusus soal dana darurat dan berinvestasi. Kalau untuk investasi masih dalam tahap memilah jenis yang cocok untuk keadaaan kami.

5. Blogging

Walaupun terbilang cukup baru tapi saya mencoba untuk lebih serius mendalami dunia blogging. Cukup kaget menyadari bahwa saya enjoy ketika menulis. Ya memang menemukan passion adalah perjalanan seumur hidup.Momanika
Target blogging untuk tahun depan minimal membuat 3 postingan dalam sebulan, memperbanyak membaca buku yang berhubungan dengan blogging dan juga blogwalking.

Bener deh gak ada ruginya kalau kita rajin blogwalking. Selain bisa menjalin silaturahmi dengan blogger lain kita juga bisa mendapatkan banyak inspirasi dari sini.

6. 1 Bulan – 1 Menu Baru

Saya merasa setelah melahirkan anak kedua kemampuan memasak saya tidak berkembang.

Bisa memasak saja sudah bersyukur. Menu yang dibuat pun itu-itu saja. Terkadang di tengah-tengah memasak si bayi menangis minta gendong. Yaa, drama tanpa Asisten Rumah Tangga ya begini.

Sekarang si Bayi sudah mulai besar. Setidaknya frekuensi menyusui sudah mulai berkurang dan bisa dititip sebentar ke bapaknya saat weekend. Jadi saya bisa fokus untuk membuat menu masakan baru tanpa ada gangguan dari bocah. Haha.

7. Menyortir Barang di Rumah

Saya teringat pesan dari Almarhumah Mama, yang beliau juga tahu dari seorang Ustadz, bahwa barang-barang yang disimpan nanti akan dihisab.

Alangkah baiknya apabila kita memilah barang-barang yang sudah tidak dipakai untuk diberikan ke orang lain atau dibuang jika sudah tidak layak. Saya mencoba untuk menyortir dari pakaian, mainan, obat-obatan hingga bahan-bahan dapur.

Target saya minimal 1 tahun sekali melakukan hal ini. Bonus jika bisa melakukan lebih dari itu.

Resolusi 2019 ala momanika

13 thoughts on “7 Hal yang Akan Dilakukan di Tahun 2019

Leave a Reply to #CerdasDenganUangmu Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.