Berlibur di Hiroshima Jepang part 1

Di bulan November 2018, Alhamdulillah kami sekeluarga bisa jalan-jalan ke Hiroshima, Jepang. Hal yang menambah keseruan kami saat berlibur kali ini adalah waktu berlibur yang bertepatan dengan musim gugur. Musim dimana daun-daun berubah warna menjadi cantik sebelum akhirnya mereka menggugurkan daun-daunnya.

Walaupun kota Hiroshima tidak sepopuler Tokyo dan Osaka dikalangan wisatawan mancanegara, tapi banyak banget loh tempat wisata yang bisa dikunjungi disekitaran sana.

Di hari pertama ini kami mengunjungi dua tempat, yaitu Iwakuni dan Pulau Miyajima.

Iwakuni

Lokasinya ada di Provinsi Yamaguchi, sekitar 60 menit berkendara dari kota Hiroshima. Ada bus langsung juga ke Iwakuni dari terminal bus di Hiroshima.

Tempat wisata yang kami kunjungi disini adalah Kintaikyo Bridge dan Iwakuni-Jo Castle. Karena Iwakuni-Jo Castle lokasinya di atas bukit, kami disarankan menggunakan Cable car untuk menuju kesana.

Harga tiket masuk untuk Kintaikyo Bridge, Iwakuni Jo Castle dan Cable Car sebesar 940 Yen untuk dewasa dan 450 Yen untuk anak-anak (diatas 7 tahun). Yang aku suka dari Jepang adalah harga tiket anak-anak untuk dibawah 7 tahun selalu gratis.

Kintaikyo Bridge

jembatan kintakyo hiroshima

Jembatan ini memiliki ciri khas dengan lengkungannya dan didirikan pada tahun 1673. (sumber: japan-guide). Jadi, jembatan ini umurnya sekitar tiga ratus tahun.

Pemandangan dari atas jembatan kintakyo

Dibawahnya mengalir sungai Nishikigawa yang airnya jernih. Saking jernihnya kita bisa melihat banyak ikan berenang di sungai ini, salah satunya adalah Ikan Ayu yang rasanya enak banget.

Untuk menuju ke Iwakuni-Jo Castle kita harus melewati Kintaikyo Bridge ini. Nah, kalian harus benar-benar simpan tiketnya ya jangan sampai hilang. Karena tiket yang kita beli ini termasuk tiket bolak-balik. Kalau sampai hilang ketika balik nanti kita harus memutar jauh melewati jembatan yang lain.

Di sepanjang perjalanan dari Kintaikyo Bridge menuju Iwakuni-Jo Castle, kalian bisa menuju Kikkou Park. Saat kami kesana, banyak sekali pohon-pohon dengan daun-daun  cantik yang sudah mulai berubah warnanya.

DSC_3322
Daun Momiji yang mulai memerah

Di tengah perjalanan kami terhenti ketika melihat penjual es krim yang menjual ratusan  aneka rasa. Dari rasa buah-buahan sampe rasa bawang, ramen, wasabi juga ada. Lucunya, anak saya tipikal yang konservatif. Sehingga yang dipilih cukup es krim rasa cokelat saja. Haha.

Baca juga: 2 Hari Liburan di Singapura, Kemana Saja?

Es krim coklat Iwakuni
Iwakuni-Jo Castle

Kastil Iwakuni Jo

Untuk naik ke kastil ini disarankan menggunakan Cable Car. Cable car berangkat sesuai dengan jadwal yang ditentukan setiap 15 menit sekali.

Sesampainya di atas kita masih perlu berjalan sekitar 10 menit untuk mencapai Iwakuni-Jo Castle.

Kastil tiga lantai ini berisi tentang peninggalan-peninggalan benda di kerajaanya pada jaman dahulu. Dan di lantai paling atas kita bisa melihat pemandangan di sekitar Iwakuni yang indah sekali.

Pemandangan dari atas Iwakuni-Jo Castle

Miyajima

Itsukushima shrine miyajima

Dari Iwakuni kami langsung menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Itsukushima Shrine yang letaknya ada di pulau Miyajima, sebelah selatan Hiroshima. Keterangan lebih lanjut untuk menuju ke Pulau Miyajima dari Hiroshima bisa dicek di Japan-Guide.

Rusa di pulau miyajima hiroshima jepang

Sesampainya di pulau Miyajima kami disambut oleh banyak rusa disana. Rusa disana benar-benar dibiarkan bebas, tapi tenang saja sejauh kami bertemu dengan banyak rusa semuanya jinak kok.

Beruntung pada saat disana air laut sedang surut, jadi kami bisa melihat Itsukushima Shrine dari dekat. Sayangnya pada saat kami kesana waktu sudah hampir petang, jadi kami tidak bisa menjelahi Pulau Miyajima lebih banyak karena sudah gelap.

Dan perjalanan pun dilanjutkan keesokan harinya.

(Bersambung…)

Advertisements

8 thoughts on “Berlibur di Hiroshima Jepang part 1

  1. Putriku sedang pertukaran pelajar (AFS) sejak Maret 2018 di Hiroshima. Dia juga tiba saat musim semi. Video call terakhir doi informasikan sekarang sudah musim dingin.

    Dia senang sekali tinggal di sana. Warganya disiplin namun kurang suka difoto.
    Beda banget dengan kita ya, hahaha…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.