Komunikasi Produktif Hari ke 9: Menunjukkan Empati

lego-708088_1920

Malam itu Kakak dan Adik main bersama, tiba-tiba terdengar suara tangisan dari si Kakak.

Mama: “Kakak kenapa?”

Kakak: “Ini adik rebutan mainan terus mainannya diancurin” (sambil menangis)

Mama: “Yaudah gak apa-apa kan adik masih kecil belum tau, ini kakak maafin adik dulu nanti Mama benerin mainannya” (masih pakai nada lembut)

Setelah saya menawarkan bantuan itu si Kakak terus membela diri dengan bercerita panjang lebar sambil menangis dan berteriak. Terpaksa saya naikkan nada bicara, tidak sampai marah tapi tegas. Kemudian Kakak baru lah diam. Duh, kenapa harus dinaikkin nada bicara dulu baru Kakak ngerti yah.

Masih belajar gimana cara menghadapi tantrum si Kakak, entah kenapa respon spontan saya itu dengan menaikkan nada bicara, apalagi ditambah denger suara teriak-teriak haduh gimana mau mikir jernih. Salut buat ibu-ibu yang masih bisa menahan emosi dalam keadaan kepepet sekalipun.

Setelah selesai tantrumnya saya segera memperbaiki mainannya yang rusak (copot), kemudian Kakak membawa mainan itu keluar dari kamar dan tetap tidak mau minta maaf ke Adik.

Keesokan harinya si Kakak dan Adik ini kembali bermain dan tertawa bersama lagi, seolah kemarin tidak ada apa-apa. Oh, indahnya jadi anak-anak ya 😀

komunikasi produktif 9

#hari9

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.